Sabtu, 18 Juni 2016

Task 2 Business English #

CURRICULUM VITAE





Personal Information :
Name               : Wisnu Rahardian Pratama
Address           : Kp.Babakan, Jl.Bungur RT 006 / RW 002 No.72, Sukatani, Tapos, Depok 16954,  Indonesia
Telephone        : +6289635692999
E-mail              : wisnurahardian94@gmail.com
Date of Birth    : 1 September 1994
Nationality       : Indonesia
Sex                   : Male
Marital Status  : Single
Academic Qualification :
·        Computer Engineering Department from Gunadarma University (2014 – now)
·         GPA (Grade Point Average) : 3,56
·         Best Subject : Algorithm and Programming
Work Experience :
·     Operator Painting in PT. Astra Komponen Indonesia (Juli 2012 - Juli 2014)
·     Assistant Laboratory at Electronics and Computer Laboratory (2016 - now)
Personal Skills :
·     Able to work individually or as a team
·     Good communicating
·     Very adaptable to a new environment
·     Good at teaching
Other Skills :
·     Computer Literate : Windows application, Delphi, Java, Microsoft Office

APPLICATION LETTER AS A TRAINE IN BMW GROUP MALAYSIA FOR SALES DEPARTMENT
BMW GROUP MALAYSIA
Dear Sir or Madam :

I am writing this letter to apply as a trainee in your company’s program in a sales department. I am a graduate student from Gunadarma University, I am studying in the department of computer engineering.

I can work individually or as a team, good communicator, I am an expert in the field of transaction and promotion. Studying in the department of computer engineering I also have an IT-based skills such as programming and networking.

I am joining this program because I was interested by transaction activities, searching for a experience in the sales or economy field and the most important reason is , I want to have more connection with other people so that I have more channel on joining company after this training

I am willing to be contacted and interviewed anytime.

Sincerely,


Wisnu Rahardian Pratama

BUSINESS ENGLISH ASSIGNMENT
PASSIVE / ACTIVE
1.      Simple Past Tense
     ·         Agung and his friend watched the Batman vs Superman movie on the cinema yesterday.
    ·         The Batman vs Superman movie was watched by agung and his friend on the cinema yesterday.
2.      Past Continuous Tense
·         Agung was asking me the question yesterday.
·         I was being asked the question by Agung yesterday.
3.      Simple Present Tense
·         Agung plays a ball every Saturday morning
·         A ball is played by Agung every Saturday morning
4.      Present Continuous Tense
·         Agung is writing the letter right now
·         The letter is being written by Anita right now
5.      Simple Future Tense
·         Agung will finish his work at 4:00 P.M
·         The work will be finished by Andrew at 4:00 P.M

Task 1 Business English #

I Quit My Job
This is my sad story. The unforgetable experience of my life. This story has happened for more over than 1,5 years ago. For 2 years, i have worked in an automotive company with a status as an contracted employee. Back then i hoped to become an employee without a contract. But i couldn't do that, all what i have hoped before has gone. All the work that i had given to them wasn't enough for me to become an employee. and even more so i had to part with my teacher, trainer and all of my friends on that company.
Not being able to help lighten my family economic burden was a huge slap for me. But i was very lucky to have a very good parents, they kept giving me a support so i didn't become desperate. They told me that you can find job anywhere not just on that company. After that my mother told me to enter college so i could become better employer.
Ever since i went to college i have discover many things. I met new friends with the same personality with the friends i met on that company, so i could adjust so quickly in my college environment. I hoped to become a better person. And i would be able to pursue even higher dream.

My Dream In The Future :
1.      I'd be able graduated from college on time and be able to hold the title of S1.
2.      I will be successful in this world and the hereafter.
3.      I'll have a beautiful wife and become an understanding husband.
4.      I will travel around the world.
5.   I would be useful for the country

Jumat, 22 Januari 2016

REVIEW SEMINAR "COMPUTER SECURITY : POWERFULL ANTIVIRUS

Assalamuallaikum wr wb, kali ini saya akan mereview seminar yang dilaksanakan oleh Direktorat Program Diploma Teknologi Informasi Universitas Gunadarma yang bekerja sama dengan Kaspersky Antivirus. Di seminar ini membahas tentang  ICS (Industrial Control System) dan pengenalan Kaspersky Antivirus

Industrial Control System (ICS)
Industrial Computer System (ICS) adalah istilah umum yang mencakup beberapa jenis sistem kontrol yang digunakan dalam produksi industri, termasuk kontrol pengawasan dan akuisisi data (SCADA) sistem, sistem kontrol terdistribusi (DCS), dan konfigurasi sistem kontrol yang lebih kecil lainnya seperti Programmable Logic Controller (PLC) sering ditemukan di sektor industri dan infrastruktur kritis.

ICS biasanya digunakan dalam industri seperti listrik, air, minyak, gas dan data. Berdasarkan data yang diterima dari stasiun jarak jauh, otomatis atau perintah pengawasan operator didorong dapat didorong untuk perangkat kontrol stasiun jarak jauh, yang sering disebut sebagai perangkat lapangan. Perangkat lapangan mengendalikan operasi lokal seperti membuka dan menutup katup dan pemutus, mengumpulkan data dari sistem sensor, dan pemantauan lingkungan setempat untuk kondisi alarm.

Kaspersky Antivirus
Kaspersky Lab merupakan perusahaan antivirus yang perusahaannya sendiri didirikan di moskow  oleh Natalia Kasperskaya  dengan nama asli Лаборатория Касперского (Laboratoriya Kasperskovo) dan bekerja sama dengan Eugene Kaspersky sebagai penemu kaspersky pada 26 Juni 1997, dan menawarkan produk anti-virus, anti-spyware, anti-spam, and anti-penghancur. Kaspersky Lab adalah perusahaan pribadi yang bermarkas di Moskwa, Rusia dengan kantor cabang regional di Jerman, Perancis, Belanda, Inggris Raya, Polandia, Romania, Swedia, Jepang, Cina, Korea dan Amerika Serikat.

Hanya ini saja yang dapat saya review dari seminar kemarin 15 januari 2016, kurang lebihnya mohon maaf bila ada kesalahan kata ataupun kalimat yang saya tulis, saya mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca. Assalamuallaikum wr wb.

Selasa, 29 September 2015

PENGANTAR STATISTIKA

   Pada umumnya kata statistika ini masih terdengar awam bagi sebagian orang, mungkin banyak yang berpikiran jika statistika ini hanyalah sebuah gambar grafik dari sebuah data yang dikumpulkan begitu saja. Oleh karena itu saya akan membahas sedikit tentang statistika ini agar para pembaca dapat lebih mengenal lebih dalam mengenai lingkup yg berkaitan tentang statistika.

1.  Definisi Statistika
     
     Statistika memiliki banyak definisi yang dapat kita temukan dari beberapa kamus besar & sumber yang kita kenal seperti berikut :
  • Menurut KBBI, statistika adalah pengetahuan yang berhubungan dengan pengumpulan data, penyelidikan dan kesimpulannya berdasarkan bukti, berupa catatan bilangan (angka-angka).
  • Menurut Wikipedia, statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data
      Dari beberapa sumber diatas dapat diketahui poin dari statistika itu adalah ilmu mengumpulkan, menata, menyajikan, menganalisis, dan menginterpetasikan data menjadi informasi untuk mengambil keputusan yang efektif.

2.  Sejarah Perkembangan Statistika
     
     Singkat sejarah, penggunaan istilah statistika berakar dari istilah-istilah dalam bahasa latin modern statisticum collegium ("dewan negara") dan bahasa Italia statista ("negarawan" atau "politikus"). Kemudian Gottfried Achenwall (1749) menggunakan statistik dalam bahasa jerman untuk pertama kalinya sebagai nama bagi kegiatan analisis data kenegaraan, dengan mengartikannya sebagai "ilmu tentang negara (state)". Pada awal abad ke-19 telah terjadi pergeseran arti menjadi "ilmu mengenai pengumpulan dan klasifikasi data". Sir John Sinclair memperkenalkan nama (Statistics) dan pengertian ini ke dalam bahasa Inggris. Jadi, statistika secara prinsip mula-mula hanya mengurus data yang dipakai lembaga-lembaga administratif dan pemerintahan. Pengumpulan data terus berlanjut, khususnya melalui sensus yang dilakukan secara teraturuntuk memberi informasi yang kependudukan yang berubah setiap saat.
     Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 statistika mulai banyak menggunakan bidang-bidang dalam matematika, terutama peluang. Hingga kini statistika mampu menyentuh beragam disiplin ilmu, bidang serta berbagai tujuan dalam kehidupan sehari-hari.

3.  Materi-Materi dalam Statistika

     Ada banyak materi yang dipelajari dalam statistika, sebagai berikut :

   1.  Statistika
       a.  Pengertian Statistika
       b.  Jenis Statistika
       c.  Data Statistika

   2.  Penyajian Data

   3.  Ukuran Pemusatan
       a.  Rata-Rata (Mean)
       b.  Modus
       c.  Median

   4.  Ukuran Letak
       a.  Kuartil
       b.  Desil
       c.  Persentil

   5.  Ukuran Penyebaran
       a.  Rentang
       b.  Simpangan Kuartil
       c.  Simpangan Baku

   6.  Ukuran Kemiringan
   7.  Ukuran Keruncingan
   8.  Peluang

Untuk Download Materi Lengkap Belajar Statistika silahkan KLIK DISINI.

4.  Perbedaan Statistika dengan Matematika

    Menurut wikipedia dapat kita ketahui dasar pengertian dari Matematika dan Statistika.
  • Matematika ialah studi besaran, struktur, ruang dan perubahan. Objek dari matematika sendiri adalah konsep-konsep abstrak yang ada di kepala kita.
  • Statistika ialah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data.
    Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data. Dimana alat yang digunakan untuk melakukan hal tersebut adalah matematika. Dari sudut ini terlihat Matematika dan Statistika adalah dua ilmu yang berbeda karena mempunyai objek studi yang berbeda, selain itu matematika juga dikatakan sebagai ilmu pasti sedangkan statistika sering dikaitkan dengan probabilitas.

5.  Penerapan & Peranan Statistika di Kehidupan
     
     Dalam kehidupan yang modern sekarang ini , statistika memiliki peran penting bagi kehidupan. Ilmu statistika sangat sering digunakan baik dalam kehidupan sehari-hari, dalam penelitian ilmiah, dalam pendidikan, dalam kegiatan ilmu pengetahuan, dalam bisnis, dalam industri, serta keseluruhan bidang dalam perekonomian. 
  • Dalam kehidupan sehari-hari,bisnis,industri serta bidang perekonomian, ilmu statistika memiliki peranan sebagai penyedia bahan-bahan keterangan berbagai hal untuk diolah. Contoh, tingkat biaa hidup dan tingkat pendapatan.
  • Dalam penelitian ilmiah, statistika memiliki peranan sebagai penyedia data untuk mengemukakan atau menemukan kembali keterangan-keterangan yang seolah-olah tersembunyi dalam angka-angka stastik.
  • Dalam pendidikan, statistika banyak membantu dalam menganalisis soal-soal yang diberikan dalam kegiatan pembelajaran. Contoh, perbandingan banyaknya mahasiswa perempuan dan laki-laki di kelas 2KB01
  • Dalam ilmu pengetahuan, statistika memiliki peranan sebagai sarana analisis data, sehingga diperoleh suatu kesimpulan dari data tersebut.
6.  Kesimpulan
     
     Dari pembahasan statistika ini, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa ilmu statistika ini sangat menarik untuk dipahami lebih mendalam, dimana kita ketahui sebelumnya bahwa ilmu statistika adalah ilmu mengumpulkan, menata, menyajikan, menganalisis, dan menginterpetasikan data menjadi informasi untuk mengambil keputusan yang efektif. Jadi, statistika sebenarnya sangat penting bagi kita, dapat berguna dalam menentukan keputusan meskipun kadangkala penggunaanya tidak kita sadari.



Sumber :
URL https://id.m.wikipedia.org/wiki/Matematika
URL https://id.m.wikipedia.org/wiki/Statistika
URL http://kbbi.web.id.statistika
URL http://dunia-atas.blogspot.co.id/2012/10/download-materi-lengkap-belajar.html?m=1
URL https://dreamerzone16.wordpress.com/ilmu-statistika/

Minggu, 17 Mei 2015

MEMBUAT MAKALAH BERDASARKAN ARTIKEL

MEMBUAT MAKALAH BERDASARKAN ARTIKEL
“PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KALANGAN REMAJA”



DISUSUN OLEH      :
NAMA                       : WISNU RAHARDIAN PRATAMA
NPM                           : 2C114308
KELAS                      : 1KB03
JURUSAN                 : SISTEM KOMPUTER
MATA KULIAH      : BAHASA INDONESIA



FASKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2014/2015









DAFTAR ISI


DAFTAR ISI             ........................................................................................................    2
KATA PENGANTAR         ……………………………………………………………    3
BAB I             PENDAHULUAN    ................................................................................    4
1.1 Latar Belakang Masalah     ....................................................................    4
1.2 Rumusan Masalah ................................................................................    4
1.3 Tujuan Penulisan   ................................................................................    5
BAB II            PEMBAHASAN       ................................................................................    6
2.1 Pembahasan Artikel                       ....................................................................    6
BAB III          PENUTUP     ............................................................................................    9
3.1 Kesimpulan                       ................................................................................    9
3.2 Saran         ............................................................................................    9
DAFTAR PUSTAKA          ............................................................................................    10










KATA PENGANTAR

       Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan rahmat-Nya tugas membuat makalah berdasarkan artikel ini dapat di selesaikan tepat pada waktunya. Adapun makalah ini bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas semester 2 mata kuliah Bahasa Indonesia.
Selain itu penulis juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses  pembuatan makalah ini, antara lain :
  1. Bapak Jono Saroyo, selaku dosen Bahasa Indonesia yang membimbing dan membantu secara langsung maupun tidak langsung dalam proses pembuatan karya tulis ini.
  2. Teman-teman kelas 1KB03 yang turut membantu dalam proses pembuatan makalah ini.   
Penulis juga berharap makalah ini dapat menjadi salah satu sumber literatur atau sumber informasi pengetahuan bagi semua pihak yang telah membaca makalah ini.
Namun penulis menyadari makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis memohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan. Penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk menjadikan makalah ini lebih sempurna. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.



                                                                                                                        Depok,   Mei 2015
                                                                                                            Penyusun,


Wisnu Rahardian Pratama
                                                                                                            NPM. 2C114308










BAB I
PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang Masalah
Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain narkoba, istilah yang di perkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif. Semua istilah ini baik narkoba atau napza mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut para ahli kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa di pakai untuk membius pasien saat hendak di oprasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalahgunakan akibat pemakaian yang telah di luar batas dosis. Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Misalnya dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, diskotik, tempat pelacuran dan tempat-tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini biasa membuat para orangtua, lembaga, pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu merajalela.
Upaya pemberantasan narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah pengaruh narkoba pada remaja yaitu dari pendidikan dan keluarga. Orangtua diharapkan mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi narkoba. Dan hingga kini narkoba pun telah merajalela di kalngan siswa-siswa SMP maupun SMA. Hal tersebut akan mengganggu prestasi belajar siswa yang mengkonsumsi narkoba tersebut. Jika siswa mengkonsumsi narkoba tanpa henti akan merusak beberapa jaringan di tubuh pecandu yang mengakibatkan tidak konsen dalam pelajaran, selalu gelisah, tidak fokus pada pelajaran sehingga prestasi siswa pecandu akan menurun. Berdasarkan hal tersebut, di dalam makalah ini penulis akan membahas tentang “Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja”.
1.2       Rumusan Masalah
  1. Apakah penyebab penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja ?
  2. Bagaimanakah pencegahan dan penanggulangan terhadap penyalahgunaan narkoba ?
1.3       Tujuan Penulisan
Penulisan ini bertujuan untuk memahami dan mengetahui sebab dan akibat penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja beserta cara pencegahan dan penanggulangan.





BAB II
PEMBAHASAN

2.1       Pembahasan Artikel
Maraknya narkotika dan obat-obatan terlarang telah banyak mempengaruhi mental dan sekaligus pendidikan bagi para pelajar saat ini. Masa depan bangsa yang besar ini bergantung sepenuhnya pada upaya pembebasan kaum muda dari bahaya narkoba. Narkoba telah menyentuh lingkaran yang semakin dekat dengan kita semua. Teman dan saudara kita mulai terjerat oleh narkoba yang sering kali dapat mematikan. Sebagai makhluk Tuhan yang kian dewasa, seharusnya kita senantiasa berfikir jernih untuk menghadapi globalisasi teknologi dan globalisasi yang berdampak langsung pada keluarga dan remaja penerus bangsa khususnya. Kita harus memerangi kesia-siaan yang di akibatkan oleh narkoba.
1.      Penyebab Penyalahgunaan Narkoba :
a.       Kegagalan yang di alami dalam kehidupan.
Tidak memiliki rasa percaya diri ataupun kurang mendapat kasih sayang orang tua dapat menyebabkan timbulkan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Misalnya saja, orang tua yang terbilang sukses dalam berkarir tetepi kurang memberi perhatian kepada keluarga, adanya perselisihan di keluarga hingga mengalami kehancuran (Broken Home).
b.      Pergaulan yang bebas dan lingkungan yang kurang tepat.
Menurut teori Waddington, mengenai “develope mental land scape”, jika seorang anak di tempatkan pada suatu lingkungan tertentu, maka sulitlah bagi kalangan tersebut untuk mengubah pengaruhnya, terlebih lagi jika lingkungan itu sangat kuat mempengaruhi anak tersebut. Dengan demikian untuk mencegah penggunaan narkoba, maka  land scape (lingkungan) yang baik saat ini adalah lingkungan Islam. Sebagai orang tua seharusnya dapat memperingatkan anaknya agar tidak bergaul dengan teman yang berakhlak tidak baik.
c.       Kurangnya siraman agama
Untuk memerangi narkoba, upaya yang perlu di lakukan adalah membangkitkan kesadaran beragama dan menginformasikan hal-hal yang positif dan bermanfaat kepada para remaja. Karena, pada zaman sekarang ini sangt sedikit para remaja yang sadar akan pentingnya siraman agama.
d.      Keinginan untuk sekadar mencoba
Keyakinan bahwa bila mencoba sekali takkan ketagihan adalah salah satu penyebab penggunaan narkoba, karena sekali memakai narkoba maka mengalami ketagihan dan sulit untuk di hentikan. Maka dari itu, bila seseorang ingin terhindar dari narkoba, harus dapat menjauhkan dirinya dari hal-hal yang memungkinkan untuk mencoba dan bersentuhan dengan narkoba.
2.      Narkoba Yang Banyak Beredar Di Masyarakat.
Ada banyak jenis narkoba yang beredar di masyarakat yang banyak di salahgunakan oleh remaja, antara lain:
  • Ganja, di sebut juga dengan mariyuana, grass/rumput, pot, cannabis, joint, hashish, cimeng.
  •  Heroin, di sebut juga dengan putaw, putih, PT, bedak, etep.
  • Morfin, yaitu narkoba yang di olah dari candu/opium yang mentah.
  • Kokain, di sebut juga dengan crack, coke, girl, lady.
  • Ekstasi, di sebut juga  dengan ineks, kancing.
  • Shabu-shabu, di sebut juga dengan es, ss, ubas, kristal, mecin.
  • Amphetamin, di sebut juga dengan speed.
  • Zat Hirup
Berbagai jenis bahan perekat yang di pasarkan sebagai bahan bangunan juga sering kali di salah gunakan untuk di hirup, antara lain: lem kayu (sejanis aica aibon), cat, thinner.
  • Obat Penenang atau Pil Koplo
Berbagai obat penenang dan obat tidur (anti-insomnia) juga sering di pakai oleh pecandu narkoba. Obat-obatan in masuk daftar G dan psikotropika, tetapi di perjualbelikan secara bebas di kios-kios kaki lima.
a.       Akibat Penyalahgunaan Narkoba Terhadap Kesehatan.
Secara keseluruhan obat-obatan ini dapat menimbulkan gangguan-gangguan pada sistem saraf manusia, juga pada organ-organ tubuh manusia. Narkoba juga akan mengakibatkan kcanduan/ketagihan kepada pemakainya dan apabila pemakaian di hentikan, dapat mengakibatkan kematian. Ciri-ciri kecanduan antara lain: kejang, sakit perut, badan gemetar, muntah-muntah, mata dan hidung berair, hilangnya nafsu makan dan hilangnya/berkurangnya berat badan.
b.      Akibat Penggunaan Narkoba Terhadap Lingkungan Di Masyarakat
Penggunaan narkoba dapat menghilangkan kesadaran pemakainya, menyebabkan paranoia (linglung), juga dapat membuat pemakainya menjadi ganas dan liar sehingga dapat mengganggu ketentraman di masyarakat.
Untuk mendapatkan barang-barang haram itu, di perlukan tidak sedikit biaya, sehingga dapat menimbulkan perbuatan-perbuatan kriminal seperti pencurian, perampasan ataupun pertengkaran dan tidak sedikit pula yang menimbulkan pembunuhan.
3.      Pencegahan Dan Penanggulangan Terhadap Penyalahgunaan Narkoba
Ada banyak hal untuk mencegah penggunaan narkoba antara lain adalah:
  • Membangkitkan kesadaran beragama, menginformasikan hal-hal positif dan bermanfaat.
  • Selektif dalam memilih teman.
  • Selektif dalam memilih makanan dan minuman.
  • Menghindarkan diri dari lingkungan yang tidak tepat.
  • Membentuk kelompok-kelompok kecil yang saling mengingatkan.
  • Bila berhadapan dengan orang/teman yang mulai bersentuhan dengan narkoba, gunakan kasih sayang  untuk menariknya ke jalan hidup yang lebih sehat.
  • Mengetahui fakta-fakta tentang narkoba termasuk akibat-akibat yang di timbulkan oleh barang-barang haram tersebut.






BAB III
PENUTUP

3.1       Kesimpulan
Dari uraian yang telah di jelaskan, penulis menyimpulkan bahwa penyalahgunaan narkoba terhadap para remaja dapat mengakibatkan gangguan kesehatan bahkan bisa berakibat hingga kematian, serta mengganggu ketentraman di masyarakat. Pada akhirnya narkoba hanya menghancurkan masa depan, sehingga dibutuhkan kepedulian orangtua, insan pendidik, tokoh masyarakat, dan instansi pemerintahan dalam membina generasi muda. Agar mereka bebas dari bahaya narkoba.
3.2       Saran
Diharapkan dengan adanya makalah ini, masyarakat khususnya generasi muda, sadar akan bahaya mengkonsumsi narkoba dan penyalahgunaan narkoba. Dengan tidak terjebak pada penyalahgunaan narkoba, pelajar bisa lebih berprestasi dan mandiri. Jangan sia-siakan masa depan yang lebih baik hanya karena ingin mendapatkan kenikmatan sesaat yang dapat menghancurkan fisik dan mengganggu kesehatan mental dengan menggunakan narkoba.





DAFTAR PUSTAKA




Minggu, 12 April 2015

RESENSI SEDERHANA ARTIKEL

1.  Data Publikasi :
Pemerintah Terus Sosialisasikan Nuklir Aman dan Efisien
Senin, 13 April 2015 | 07:33 WIB
KOMPAS.com/ICHA RASTIKAMenteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir


JAKARTA, KOMPAS.com – Meski pemanfaatan tenaga nuklir tidak ada dalam rencana pembangunan kelistrikan 35.000 megawatt yang dicanangkan pemerintahan Presiden Joko Widodo, namun Kementerian Risetk, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) terus melakukan upaya sosialisasi pemanfaatan nuklir di masyarakat. Salah satunya adalah melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) mini non-komersial di Serpong, Tangerang Selatan.

“Saya coba mengenalkan PLTN ini kepada masyarakat. Saya coba bangun PLTN sebagai edukasi untuk masyarakat, bahwa nuklir ini aman dan efisien,” kata Menristekdikti, Muhammad Nasir, dalam sebuah diskusi, di Jakarta, Minggu (12/4/2015).

Nasir mengakui, sosialisasi sebelumnya gagal yaitu pembangunan PLTN di semenanjung Muria, Jepara, Jawa Tengah. Namun, pemerintah melanjutkan pembangunan PLTN Bangka Belitung (Babel) yang rencananya akan selesai pada 2016 mendatang.


Nasir menjelaskan, pembangunan PLTN di Serpong diharapkan selesai pada 2018. Saat ini, Kemenristekdikti sudah menganggarkan PLTN Serpong dalam APBN Perubahan 2015, untuk studi kelayakan termasuk design engineering.

“Kami sekarang bangun PLTN, kami wujudkan barangnya, reaktor daya eksperimen. Ini penting bagi saya. Bangsa Indonesia tidak bisa percaya begitu saja tanpa melihat wujud fisik, selalu dihantui Chernobyl dan di Fukushima, Jepang,” jelas Nasir.

Sementara itu terkait dengan program kelistrikan 35.000 MW yang dicanangkan pemerintah, Nasir mengakui target tersebut cukup berat jika tanpa didukung pemanfaatan tenaga nuklir. Nasir mengungkapkan, kebutuhan energi listrik yang tersedia saat ini 25.000 MW. Diperkirakan, sampai 2025 kebutuhan energi mencapai 60.000 MW.

“Sehingga dibutuhkan tambahan 35.000 MW itu. Pemerintah sendiri sanggup 15.000 MW, sisanya swasta. Problemnya selain pendanaan, semua itu berorientasi batubara, panas bumi, dan energi fosil. Kalau hanya mengandalkan ini, kalau 35.000 MW akan dipenuhi 2025, saya prediksikan cukup berat,” ucap Nasir.

Penulis
: Estu Suryowati
Editor
: Erlangga Djumena

2.  Judul Artikel
“Pemerintah Terus Sosialisasikan Nuklir Aman dan Efisien”

3.  Penulis Artikel
Estu Suryowati, Editor : Erlangga Djumena
4.  Tanggal/No.Penerbitan/Laman
Senin, 13 April 2015/9/ http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/04/13/073300226/Pemerintah.Terus.Sosialisasikan.Nuklir.Aman.dan.Efisien
5.  Ragam Bahasa
Ekonomi
6.  Ringkasan/Sinopsis
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Muhammad Nasir melakukan upaya sosialisasi pemanfaatan nuklir di masyarakat dengan melakukan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) mini non-komersial di Serpong, Tangerang Selatan. Selain itu pembangunan tenaga nuklir di Indonesia merupakan langkah upaya pemerintah dalam memberikan dukungan terhadap program kelistrikan 35.000 MW yang dicanangkannya. Upaya ini dibutuhkan oleh pemerintah karena kebutuhan listrik yang tersedia saat ini 25.000 MW dimana pemerintah sendiri sanggup 15.000 MW dan sisanya pihak swasta.

7.  Keunggulan
Upaya pemerintah ini sebagai bentuk program pemerintah untuk meningkatkan teknologi dalam bidang tenaga nuklir agar lebih baik dan berguna bagi masyarakat.

8.  Kelemahan
Masih belum ada bentuk nyata dalam penggunaan tenaga nuklir ini, serta masih ada masalah dalam pendanaannya.

9.  Pendapat Akhir/Saran

Sebagai negara yang ingin maju, langkah ini merupakan terobosan pemerintah yang sangat bagus, dimana ini merupakan bentuk program pemerintah dalam meningkatkan dan memperkenalkan tenaga nuklir itu. Saya sebagai masyarakat turut mendukung program pemerintah ini. Saran saya untuk pemerintah dalam mensosialisasikan penggunaan tenaga nuklir yang aman dan efisien dapat menggunakan media cetak dan elektronik. Saya rasa lebih strategis.